Masukan YAML
JSON
Tidak ada data
Tentang Alat Ini
YAML Viewer adalah tool penting untuk siapa saja yang bekerja dengan file konfigurasi YAML di DevOps modern, infrastruktur cloud, dan pengembangan aplikasi. Saya menggunakan ini setiap hari saat debugging Kubernetes manifests, file Docker Compose, GitHub Actions workflows, Ansible playbooks, dan berbagai config files. Tree view interaktif memudahkan untuk memahami struktur nested yang kompleks sekilas—expand/collapse nodes untuk fokus pada bagian tertentu, lihat tipe data dengan jelas (strings, numbers, booleans, arrays, objects), dan navigasi file YAML besar tanpa tersesat di indentasi. Fitur konversi JSON sangat berguna untuk memvalidasi syntax YAML dan melihat bagaimana data akan diinterpretasi oleh parser. Validasi syntax menangkap error sebelum deployment—missing colons, indentasi salah, anchors tidak valid, atau array yang salah format ditampilkan dengan nomor baris dan kolom yang tepat.
Cara Menggunakan
Paste atau upload konten YAML Anda ke panel input. Tool secara otomatis parsing dan validasi YAML secara real-time. Gunakan tab view mode untuk beralih antara Tree View (visualisasi hierarki interaktif), JSON (lihat YAML dikonversi ke format JSON), dan YAML (output YAML yang diformat dan divalidasi). Di mode Tree View, klik node mana pun untuk expand/collapse struktur nested—gunakan tombol 'Expand All' dan 'Collapse All' untuk navigasi cepat file besar. Error syntax apa pun ditampilkan dengan jelas dengan pesan error detail termasuk nomor baris dan kolom. Anda bisa upload file YAML langsung (mendukung ekstensi .yaml, .yml, dan .txt), dan nama file ditampilkan sebagai referensi. Copy output JSON atau YAML yang diformat ke clipboard, atau download data yang dikonversi.
Kasus Penggunaan Umum
Debugging Kubernetes
Paste YAML deployment K8s yang kompleks dan gunakan tree view untuk memverifikasi variabel spec.containers.env nested, volume mounts, atau struktur resource limits.
Validasi Docker Compose
Cek syntax docker-compose.yml sebelum menjalankan 'docker-compose up'—tangkap error indentasi atau konfigurasi service yang tidak valid.
Review GitHub Actions
Visualisasikan workflow YAML kompleks dengan multiple jobs dan conditional steps dalam struktur tree yang mudah dinavigasi.
Analisis Config File
Parse file konfigurasi aplikasi besar (Helm charts, Ansible playbooks, OpenAPI specs) untuk memahami strukturnya tanpa membaca ratusan baris.
Konversi YAML ke JSON
Konversi config YAML ke JSON untuk digunakan dengan tools yang hanya menerima input JSON (banyak API dan CLI tools).
Belajar YAML
Gunakan tree view untuk memahami bagaimana indentasi YAML memetakan ke struktur data nested dan bagaimana YAML anchors/aliases bekerja.
Keterbatasan & Catatan Penting
File YAML yang sangat besar (>5MB) mungkin menyebabkan masalah performa browser—untuk file masif, gunakan command-line tools seperti yq atau yaml-lint. Tool menggunakan JavaScript YAML parser yang mengikuti YAML 1.2 spec—beberapa fitur YAML 1.1 mungkin parsing berbeda. Custom YAML tags (!include, !env, !ref) tidak didukung karena ini adalah fitur preprocessor yang memerlukan akses file eksternal. Komentar di YAML dipertahankan di display input tetapi tidak termasuk di output JSON/tree (JSON tidak mendukung komentar). Untuk validasi spesifik Kubernetes (CRD schemas, API versions), gunakan kubectl --dry-run sebagai gantinya. File YAML multi-document (dipisahkan oleh ---) hanya menampilkan dokumen pertama—split file multi-doc untuk viewing individual. Data binary di YAML (base64 encoded) ditampilkan apa adanya tanpa decoding.